Bolehkah Bayi Mandi Air Dingin?

16 Mar

KOMPAS.com - Para orang tua biasanya agak takut untuk memandikan bayi mereka dengan air dingin. Padahal menurut dr Atilla Dewanti, SpA, dari Brawijaya Women and Children Hospital, pada usia tertentu anak-anak sudah harus diajarkan untuk mandi dengan air dingin. Mandi air dingin bisa membantu anak memiliki daya tahan lingkungan yang lebih kuat, dan juga menyegarkan tubuhnya.

Sebenarnya tidak ada aturan khusus kapan harus memperkenalkan anak pada air dingin. Hanya saja, Anda harus memperhatikan kondisi fisik si kecil sebelum memandikannya dengan air dingin.

2

Idealnya, bayi diperkenalkan dengan air dingin mulai usia enam bulan. Di usia ini, fisiknya sudah dinilai sempurna, dan daya tahan tubuhnya sudah kuat untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Hanya saja, pastikan si kecil benar-benar dalam kondisi yang sehat. Proses memandikan dengan air dingin pun sebaiknya dilakukan maksimal 15-20 menit saja.

“Bayi berusia dua bulan juga sudah bisa mandi air dingin, hanya saja mulai dengan perlahan-lahan, jangan langsung semuanya air dingin,” jelas dr Atilla.

Namun ia menambahkan, bayi yang dinilai siap mandi air dingin di usia dua bulan juga memiliki beberapa kondisi, antara lain ketika lahir harus dalam kondisi normal dan sehat. Bayi paling tidak memiliki umur kelahiran sembilan bulan dengan berat minimal 2,5 kg.

Lain soalnya jika si kecil lahir dalam kondisi prematur. Jika lahir prematur sebaiknya jangan memandikan bayi dengan air dingin di usia dua bulan. “Kulit bayi prematur lebih tipis dan butuh waktu yang lebih lama untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya,” tukasnya. Hal ini dikhawatirkan akan menyebabkan bayi mengalami hipotermia (kedinginan) dan berakibat menghambat tumbuh kembangnya.

Cara membiasakan anak untuk mandi air dingin dengan mengurangi kehangatan air mandi dari hangat, agak hangat, agak dingin sd dingin. Agar anak tidak kaget mulai dari siram-siram kaki dan tangan terlebih dahulu baru menyiram badannya.

Mandikanlah sehari dua kali, gunakan sabun bayi dan cuci rambut dengan sampo bayi. Perlakukan bayi sebagaimana layaknya Anda sebagai orang sehat mandi dan mencuci rambut. Mandi dengan air hangat tujuannya terutama agar bayi tak kedinginan atau hipotermi dalam bahasa kedokterannya. Namun, sebagai bayi normal yang sehat, bayi Anda dapat beradaptasi dengan keadaan tersebut. Jadi, tak usah takut memandikan si kecil dengan air dingin selama kondisinya normal dan sehat serta dalam cuaca yang tak dingin.

Lalu, bagaimana dengan kepala bayi, bolehkah dibasahi saat mandi? Jika kepala bayi tak pernah dibasahi, kotoran di kepala jadi menumpuk dan bercampur dengan endapan lemak sehabis dilahirkan. Akibatnya, timbullah kerak kepala yang sering disebut sarapen atau dalam istilah medisnya, dermatitis seboroik.

Jadi, gak perlu takut lagi nih untuk Spa menggunakan air dingin^^

 

 

Sumber: http://female.kompas.com

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: