Hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah Drooling pada Bayi

25 Nov

download

Drooling adalah proses alami selama masa bayi dan balita, sebagaimana erupsi yang di sebabkan oleh gigi menyebabkan produksi saliva (air liur) meningkat. Kelebihan saliva ini dapat membuat bayi/balita kesulitan dalam mengontrolnya, jadi kemungkinan akan tercecer keluar dari mulut mereka. Hal tersebut adalah hal yang normal, namun Drooling dapat juga menjadi masalah social dan masalah perkembangan mental pada anak.

Sebelum memulai program perbaikan Drooling, terdapat banyak factor yang perlu di pertimbangankan, yaitu, status kognitifnya, masalah pada gigi dan gusi, otot mulut dan bibir, lidah, sensifitas mulut, ataupun riwayat penyakit tertentu, dll.

Kita semua mengetahui bahwa, semua bayi itu mengalami fase Drooling, bahkan ada juga bayi yang mengalami drooling lebih dari bayi lainnya, namun rata-rata bayi mengalami drooling, dan biasanya mereka drooling cukup banyak.

Kebanyakan bayi mulai tumbuh giginya ketika usia antara enam dan delapan bulan, namun banyak juga bayi yang memulai Drooling tanpa henti sejak berusia tiga bulan. Sebagai New Parent anda kemungkinan telah mendengar banyak orang berkata bahwa bayi anda hanya sekedar dalam proses tumbuh gigi, dan anda mungkin merasa orang tersebut aneh karena bayi anda baru saja berusia 3 bulan dan belum akan tumbuh gigi untuk saat ini, meskipun demikian tanggapan drooling adalah proses untuk tumbuh gigi pada bayi adalah hal yang umum yang sering dibicarakan orang.

Meskipun gigi belum akan keluar melalui gusi bayi yang lembut sampai saat berusia 6 bulan atau  8 bulan, saliva (Air liur) sudah mulai diproduksi jauh sebelum proses pertumbuhan gigi berlangsung, penggunaan celemek menjadi kegiatan sehari-hari anda.  Lalu apa yang sebenarnya sedang terjadi pada bayi anda?  Yang terjadi adalah, ketika gigi mulai tumbuh melalui gusi, gigi tersebut menyebabkan mempercepat proses produksi air liur , akibatnya tentu saja air liur bayi anda meningkat, yang kemudian menyebabkan bayi anda mulai mengalami Drooling yang dahsyat!!

Alasan lain kenapa bayi mengalami Drooling begitu banyak pada usia ini ialah untuk membantu mereka tumbuh dan berkembang, tampak sulit dipercaya?  namun itu benar. Zat asam pada perut di netralkan oleh air liur , pada usia empat sampai enam bulan air liur juga membantu bayi anda untuk mulai memakan-makanan yang keras, karena seperti kita ketahui air liur mengandung enzyme yang membantu proses pengunyahan  dalam mencerna makanan.

Bagai mana cara menangani Drooling berlebih?

Masalah Drooling (kelebihan air liur) dapat ditangani dengan beberapa cara, diantaranya:

1 . Terapi Wicara

Seorang therapist terapi wicara dapan membantu anak anda untuk belajar menutup bibir mereka , menggerakkan air liur kebagian dalam mulut, dan menelannya. Terapi wicara merupakan cara yang lebih disarankan untuk memperbaiki masalah drooling pada anak. Mengajari anak anda untuk belajar cara yang benar untuk menelan dan menggunakan semua bagian mulut mereka adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah drooling pada anak-anak ketimbang meningkatkan frekuensi menelan dengan cara belajar menelan menggunakan sedotan dirumah, meskipun hal tersebut memang memberikan manfaat walau sedikit.

  1. Melalui Pengobatan

Apabila anda dirasa belum memahami betul penyebab utama mengapa anak anda mengalami drooling, karena mungkin riwayat penyakit tertentu, maka perlu diadakan pengobatan secara benar melalui dokter spesialis maupun pengecekan secara menyeluruh melalui laboratorium

Setelah mendapat hasil yang pasti maka nantinya dapat ditentukan apakah hanya perlu dilakukan pengobatan biasa ataukah perlu di lakukan pembedahan /operasi apabila memang kelainan drooling tersebut tidak lagi dapat ditangani oleh terapi wicara biasa.

  1. terapi alternative

Dapat juga menggunakan Hypnoterapi yang telah digunakan oleh beberapa pasien, namun kesuksesan akan memiliki hasil yang bervariasi.

  1. Celemek

Jangan lupa untuk menggunakan celemek pada bayi/anak anda, celemek membantu melindungi kulit dan pakain bayi anda, penggunaan celemek yang sesuai dengan pakaian bayi anda terutama untuk bayi yang lebih besar (balita), penggunaan celemek yang matching dengan pakaiannya dapat membantu menyamarkan celemek tersebut karena dapat menjadi fashion dan juga gaya tentunya.

Apa yang anda dapat lakukan dirumah?

Untuk membantu proses selama terapi wicara, anda dapat melakukan beberapa hal dirumah yaitu mengajari anak anda minum menggunakan sedotan. Namun, kami menganjurkan sedotan yang dipakai ialah cangkir air minum yang memiliki sedotan langsung (ex.munchkin) yang biasa dipakai oleh anak-anak TK. Mengapa? Karena ,dengan cangkir air minum ini proses anak akan belajar menempatkan lidahnya ditempat yang benar, serta proses perkembangannya lebih mudah diamati.

Pada masa awal, biarkan anak anda meminum dari cangkir tersebut sampai minumannya habis, setelah ia mulai terbiasa kemudian potonglah ujung ¼ dari ujung sedotan tersebut, setelah beberapa minggu kemudian , ketika anak anda sudah benar-benar nyaman dengan cangkirnya, potong lagi ¼ ujung sedotan cangkirnya, lakukan hal tersebut di minggu-minggu berikutnya sampai yang tersisa dari sedotan awal adalah ¼ nya saja, pastikan jangan terlalu pendek! Dengan cara ini anak anda menjadi tidak mampu untuk menyedot dengan cara biasa dan kemudian lidahnya akan berada di tempat yang benar untuk perkembangan wicaranya.

Silahkan datang ke Asri Center, Fisiokid Therapist Fisioterapi Tumbuh kembang anak di Palembang untuk memberikan terapi wicra kepada anak anda agar bersama kita bisa mengatasi masalah drooling untuk kesehatan bayi anda, Wish for your baby healthy , Selamat Mencoba!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: